• Beranda

Kang Gito Girimarto Education

  • Home
  • World
  • US
  • Business
    • Category
      • Category
      • Category
      • Category
      • Category
    • Category
    • Category
    • Category
  • Entertainment
  • Sports
  • Technology
  • Editor's picks
  • Top Stories
    • Category
    • Category
    • Category
    • Category
You are here : Home »

BAB I
PENDAHULUAN

Istilah Tematik tentunya sudah tidak asing bagi kita semua terutama dikalangan pendidik sekolah dasar. Namun, tidak banyak dari para pendidik kita yang mengerti dan paham akan istilah tersebut walaupun sudah lama dilontarkan.Hal ini dikarenakan beberapa faktor yaitu latar belakang pendidikan pendidik yang bervariasi, lingkungan, ekonomi, sosial dan budaya di satuan pendidikan masing-masing pendidik.Untuk mengatasi hal ini perlu adanya sistem pembelajaran yang sisitematis terutama penyusunan strategi pembelajaran tematik. Pembelajaran adalah usaha sadar guru untuk membantu siswa atau anak didik, agar mereka dapat belajar sesuai dengan kebutuhan dan minatnya. Tematik adalah suatu sistem penerapan dengan menggabungkan beberapa tema dari beberapa pelajaran tertentu sehingga menjadi pembelajaran yang padu, efektif, menyenangkan dan dapat berkesan bagi siswa sehingga pelajaran mampu bertahan lama didalam otak anak.
Strategi merupakan suatu pola umum kegiatan Guru-Murid di dalam perwujudan proses belajar mengajar. Karena dengan strategi, Guru mempunyai pedoman berkenaan dengan berbagai alternatif pilihan yang mungkin, dapat, atau ditempuh supaya kegiatan belajar-mengajar dapat berlangsung secara teratur, sisitematis, terarah, lancar dan efektif. (Mansyur : 1995). Dengan kata lain, Strategi Pembelajaran adalah pemikiran dan pengupayaan secara strategi dalam memilih, menyusun, memobilasi dan mensinergikan segala cara, sarana/prasarana, dan sumber daya untuk mencapai tujuan (Soli Abimanyu : 2003).
Strategi Pembelajaran Tematik adalah suatu upaya pemikiran yang disusun berdasarkan tema-tema dengan menggabungkan beberapa mata pelajaran tertentu dengan sistematis, dan dengan metode – metode tertentu supaya dalam penyampaian Kegiatan Belajar Mengajar dapat menarik / menyenangkan bagi siswa. Sehingga, siswa dapat menerima / menyerap pembelajaran tersebut tanpa mengalami tekanan / beban pikir.
Dengan demikian, dalam penyusunan bahan pengajaran tematik diperlukan suatu strategi dan metode yang tepat, sehinga  tujuan pembelajaran dapat dicapai secara maksimal.

















BAB II
PEMBAHASAN

A.      Pengertian Pembelajaran Tematik
Pembelajaran tematik merupakan suatu strategi pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa. Keterpaduan dalam pembelajaran ini dapat dilihat dari aspek proses atau waktu, aspek kurikulum dan aspek belajar mengajar. Pembelajar tematik hanya diajarkan pada siswa sekolah dasar kelas rendah (kelas 1, kelas 2 dan kelas 3), karena pada umumnya mereka masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik), perkembangan fisiknya tidak pernah bisa dipisahkan dengan perkembangan mental, sosial. dan emosional.

B.       Strategi Pembelajaran Tematis
1.         Bersahabat, menyenangkan, dan bermakna bagi anak.
2.         Dalam menanamkan konsep atau pengetahuan dan keterampilan anak tidak harus di-drill, tetapi ia belajar melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah dipahami. Bentuk pembelajaran ini dikenal dengan pembelajaran terpadu, dan pembelajarannya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak.

C.      Ciri-ciri Pembelajaran Tematis
Sebagai suatu model pembelajaran di sekolah dasar, pembelajaran tematik memiliki karakteristik-karakteristik sebagai berikut:
1.       Berpusat pada siswa
Pembelajaran tematik berpusat pada siswa (student centered), hal ini sesuai dengan pendekatan belajar modern yang lebih banyak menempatkan siswa sebagai subjek belajar sedangkan guru lebih banyak berperan sebagai fasilitator yaitu memberikan kemudahan-kemudahan kepada siswa untuk melakukan aktivitas belajar.
2.       Memberikan pengalaman langsung
Pembelajaran tematik dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa (direct experiences). Dengan pengalaman langsung ini, siswa dihadapkan pada sesuatu yang nyata (konkrit) sebagai dasar untuk memahami hal-hal yang lebih abstrak.
3.      Pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas
Dalam pembelajaran tematik pemisahan antar mata pelajaran menjadi tidak begitu jelas. Fokus pembelajaran diarahkan kepada pembahasan tema-tema yang paling dekat berkaitan dengan kehidupan siswa.
4.      Menyajikan konsep dari berbagai matapelajaran
Pembelajaran tematik menyajikan konsep-konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pembelajaran. Dengan demikian, Siswa mampu memahami konsep-konsep tersebut secara utuh. Hal ini diperlukan untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
5.      Bersifat fleksibel
Pembelajaran tematik bersifat luwes (fleksibel) dimana guru dapat mengaitkan bahan ajar dari satu mata pelajaran dengan mata pelajaran yang lainnya, bahkan mengaitkannya dengan kehidupan siswa dan keadaan lingkungan dimana sekolah dan siswa berada.
6.      Hasil pembelajaran sesuai dengan minat dan kebutuhan siswa
Siswa diberi kesempatan untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya sesuai dengan minat dan kebutuhannya.
7.      Menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan
Siswa diberikan kesempatan bermain untuk menerjemahkan pengalaman kedalam pengertian.
.
D.      Kekuatan Pembelajaran Tematis
1.         Pengalaman dan kegiatan belajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak.
2.         Menyenangkan karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak.
3.         Hasil belajar akan bertahan lebih lama karena lebih berkesan dan bermakna.
4.         Mengembangkan keterampilan berpikir anak sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, dan
5.         Menumbuhkan keterampilan sosial, bekerja sama, toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain.

E.       Peran Tema
1.         Siswa mudah memusatkan perhatian satu tema atau topik tertentu.
2.         Siswa dapat mempelajari pengetahua­n mengembangkan berbagai kompetensi mata pelajaran dalam tema yang sama.
3.         Pemahaman terhadap materi pelajaran lebih mendalam dan berkesan.
4.         Kompetensi berbahasa bisa dikembangkan ­lebih baik dengan mengaitkan mata pelajaran lain dan pengalaman pribadi.
5.         Anak lebih merasakan manfaat dan makna belajar karena materi disajikan konteks tema yang jelas.
6.         Anak lebih bergairah belajar karena mereka bisa berk­omunikasi dalam situasi yang nyata, misalnya bertanya, bernyanyi, bercerita, menulis, deskripsi, menulis surat, dan sebagainya untuk mengembang­kan keterampilan berbahasa, sekaligus untuk mempelajari mata pelajaran lain.
7.         Guru dapat meng­hemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara terpadu dapat diper­siapkan sekaligus dan diberikan dalam 2 atau 3 kali pertemuan. Waktu selebihnya dapat digunakan untuk kegiatan remedial, pemantapan, atau pengayaan.

F.       Langkah-langkah Penyusunan Strategi Pembelajaran Tematik
1.         Mempelajari Kurikulum
2.         Memahami Silabus
3.         Menentukan SKBM (Standar Ketuntasan Belajar Minimal)
4.         Membuat jaring-jaring tema
5.         Menggabungkan  materi pelajaran dari beberapa mata pelajaran yang berkaitan.
6.         Membuat ringkasan materi dengan menggunakan kata-kata yang pendek dan mudah dipahami anak serta memilih buku pedoman sebagai sumber belajar yang sesuai / relevan.
7.         Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sekaligus menentukan metode/tehnik,serta sarana dan alat peraga pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sehingga dapat berkesan bagi siswa

BAB III
PENUTUP

1.        Kesimpulan
Strategi Pembelajaran Tematik adalah suatu upaya pemikiran yang disusun berdasarkan tema-tema dengan menggabungkan beberapa mata pelajaran tertentu dengan sistematis, dan dengan metode – metode tertentu supaya dalam penyampaian Kegiatan Belajar Mengajar dapat menarik / menyenangkan bagi siswa. Sehingga, siswa dapat menerima / menyerap pembelajaran tersebut tanpa mengalami tekanan / beban pikir. Atau dengan kata lain bahwa strategi pembelajaran tematik itu harus memiliki beberapa aspek yaitu :
  1. Bersahabat, menyenangkan, dan bermakna bagi anak.
  2. Dalam menanamkan konsep atau pengetahuan dan keterampilan anak tidak harus di-drill, tetapi ia belajar melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah dipahami. Bentuk pembelajaran ini dikenal dengan pembelajaran terpadu, dan pembelajarannya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan anak.
Ciri-ciri Pembelajaran Tematis :
1.         Berpusat pada anak.
2.         Memberikan pengalaman langsung pada anak.
3.         Pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas.
4.         Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses.
5.         Bersifat fleksibel.
6.         Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat, dan kebutuhan anak.
7.         Menggunakan prinsip belajar sambil bermain dan menyenangkan.
Kekuatan Pembelajaran Tematis :
1.         Pengalaman dan kegiatan belajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak.
2.         Menyenangkan karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak.
3.         Hasil belajar akan bertahan lebih lama karena lebih berkesan dan bermakna.
4.         Mengembangkan keterampilan berpikir anak sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, dan
5.         Menumbuhkan keterampilan sosial, bekerja sama, toleransi, komunikasi dan tanggap terhadap gagasan orang lain.
2.  Saran
Sebagai seorang guru sebaiknya kita dapat merencanakan berbagai program pembelajaran, seperti program pembelajaran individual didalam kelas, hal ini bertujuan agar setiap anak dapat belajar sendiri-sendiri dalam jangka waktu tertentu. Namun, kita juga dapat merencanakan pengalaman belajar dengan kelas yang berkompetisi sehingga peserta didik (siswa) dapat membentuk diri seolah-olah sedang berlomba mengendarai mobil, yang akhirnya menjadi pemenang. Atau kita juga dapat merencanakan program pembelajaran kerja sama (kooperatif) yang mengharapkan siswa dapat bekerja sama dimana keberhasilannya tergantung pada anggota tim.
Jadi sebagai seorang guru, dalam menerapkan dan merancang model-model pembelajaran yang akan digunakan. Dalam pelaksanaannya sebaiknya kita terlebih dahulu memahami karakteristik dalam setiap model-model pembelajaran. Sehingga kita dapat mengetahui pembelajaran yang cocok untuk digunakan oleh peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.

DAFTAR PUSTAKA
1.      Abimanyu, Soli, 2003, Strategi Pembelajaran, Jakarta : Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi DEPDIKNAS
2.       H. Mansyur.Drs, 1995, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta : Universitas Terbuka
3.      DEPDIKNAS, 2007, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Dasar, Jakarta : DEPDIKNAS
4.      http://mgmpips.worpress.com/2008/04/08/karakteristik-pembelajaran-tematik.
5.      www.ideguru.com
















SETRATEGI PEMBELAJARAN TEMATIK
PADA KELAS AWAL DI SEKOLAH DASAR



Disusun Oleh :

G I T O
NIP. 19791008 200701 1 006

SEKOLAH DASAR NEGERI III SELOREJO
UPT DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN GIRIMARTO
2012

RANGKUMAN MATERI PELAJARAN KELAS 3

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
BAB 1
Lingkungan Alam dan Buatan
Lingakuangan Alam
1.   Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita.
2.   Lingkungan ada 2 yaitu :
a.       Lingkungan Alam.
b.      Lingkungan Buatan.
3.   Lingkungan Alam adalah segala sesuatu yang ada di alam dan di Ciptakan oleh Tuhan YME.
4.   Contoh lingkungan alam :
a.       Sungai
b.      Danau
c.       Laut
d.      Lembah
e.       Gunung
5.   Pegunungan adalah deretan beberapa gunung
6.   Manfaat pegunungan :
a.       Bercocok tanam buah, sayur, dan bunga
b.      Tempat wisata
7.   Erosi adalah pengikisan tanah yang dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor
8.   Sungai adalah tempat mengalirnya air dari hulu ke hilir.
9.   Manfaat sungai :
a.       Mandi
b.      Mencuci
c.       Irigasi
d.                         Sarana Transportasi
10.     Danau adalah kumpulan air yang berada di dalam cekungan.
11.     Manfaat danau :
a.       Budidaya Ikan air tawar
b.      Tempat wisata
c.       Irigasi
d.      Sarana Olah raga
12.     Pantai adalah daerah perbatasan antara laut dan daratan.
13.     Laut adalah perairan yang sangat luas dan dalam.
14.     Manfaat laut ;
a.       Sarana transportasi
b.      Sarana Olah raga
Lingkungan Buatan
1.      Lingkungan buatan adalah segala sesuatu yang dibuat oleh manusia.
2.      Contoh lingkungan buatan :
a.       Waduk
b.      Lahan pertanian
c.       Tambak
d.      Perkebunan
e.       Pemukiman penduduk
f.       Jalan
3.   Waduk adalah tempat berkumpulnya aliran sungai atau tempat penampungan air disuatu wilayah.
4.   Manfaat waduk :
a.       Pembangkit Listrik
b.      Irigasi
c.       Budidaya Ikan air tawar
d.      Tempat Rekreasi
e.       Pengendali banjir
f.       Kegiatan Olah raga
5.   Lahan pertanian adalah lahan yang dibuat untuk bertani atau bercocok tanam.
6.   Manfaat lahan pertanian : Untuk menanam padi, jagung, sayuran, buah.
7.   Tambak adalah tempat untuk membudidayakan Udang dan Bandeng.
8.   Pemukiman penduduk adalah wilayah yang digunakan untuk tempat tinggal masyarakat.
9.   Lingkungan buatan di sekolah :
a.       Kolam
b.      Gedung Sekolah
c.       Jalan
d.      Halaman Sekolah

Cara Memelihara Lingkungan

1.   Cara memelihara lingkungan alam :
a.       Menjaga Kelestarian Alam
b.      Menjaga Kelestarian Udara
c.       Menjaga Kelestarian Tanah
2.   Cara menjaga kelestarian Air :
a.       Tidak membuang samapah di sungai
b.      Penghijauan ( Reboisasi )
c.       Menggunakan air sesuai dengan kebutuhan
d.      Air bekas cucian dialirkan ke pembuangan
3.   Cara menjaga kelestarian Udara :
Membuat jalur hijau ( penghijauan )
4.   Menjaga kesuburan tanah :
a.       Tidak membuang sampah di sembarang tempat
b.      Mengurangi penggunaan pestisida
c.       Sampah plastic dan kaleng tidak dibuang ke tanah
5.   Cara memelihara lingkungan buatan :
a.       Menjaga ketertiban lingkungan
b.      Menjaga kebersihan lingkungan
c.       Menjaga kebersihan lingkungan
6.   Menjaga kelestarian alam :
a.       Memanfaatkan alam dengan baik
b.      Menjaga kesubururan tanah
c.       Tidsk mengotori air dan udara
d.      Membuang sampah pada tempatnya

BAB 2
Denah
1.    Denah adalah gambar yang menunjukkan letak atau lokasi dan bagian dari suatu tempat.
2.   Manfaat denah adalah untuk mempermudah mencari suatu objek atau letak suatu tempat.
3.   Arah mata angin adalah arah yang menentukan letak.
4.   Arah Mata Angin ada :
Timur, Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat, Barat Laut, Utara, Timur Laut.
5.   Kompas adalah alat untuk menentukan dan mengetahui arah.


BAB 3
Kerjasama
1.   Kerjasama adalah melakukan pekerjaan atau kegiatan secara bersama-sama dengan beberapa orang.
2.   Manfaat kerjasama :
a.       Tergalang persatuan dan kebersamaan
b.      Meringankan beban pekerjaan
c.       Pekerjaan cepat selesai
d.      Meringankan biaya
3.   Bentuk kerjasama di rumah :
a.       Membersihkan dan merapikan rumah
b.      Membuat kandang hewan ternak
c.       Mempersiapkan acara ulang tahun
d.      Mempersiapkan tamasya
4.   Bentuk kerjasama di sekolah :
a.       Melaksanakan piket kelas
b.      Menyelenggarakan pertandingan olah raga
c.       Mempersiapkan acara kemah
d.      Kerja bakti
e.       Belajar kelompok
5.   Bentuk kerjasama di kelurahan atau desa :
a.       Membersihkan dan merapikan jalan
b.      Menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan
c.       Membuat gapura
d.      Membantu warga yang sedang hajatan
e.       Memperbaiki jembatan yang rusak
f.       Menanggulangi bencana banjir

Ilmu Pengetahuan Alam
BAB 1
Ciri – ciri makhluk Hidup
1.                  Ciri-ciri Makhluk hidup ;
a.       Makan
b.      Bernapas
c.       Tumbuh
d.      Bergerak
e.       Berkembang biak
f.       Menanggapi rangsang
2.                  Bernapas adalah menghirup dan menghembuskan udara
3.      Tumbuh adalah proses dari kecil menjadi besar serta bertambahnya berat tubuh.
4.      Bergerak adalah proses perpindahan tempat.
5.      Berkembang biak adalah meneruskan keturunan, proses bertambahnya makhluk hidup
6.      Berdasarkan penutup tubuh hewan dibedakan :
a.       Kulit kering bersisik
Kadal, bunglon, ular, kura-kura, cecek, biawak, buaya, dan trenggiling.
b.      Kulit bersisik
Ikan Mujair, Bandeng, Kerapu, Kakap, Arawana, Oskar
c.       Kulit tipis berlendir
Katak dan salamander
d.      Kulit Berbulu
Elang, Bebek, ayam, Kenari, Merpati, Betet, Belibis, Burung Hantu, Rajawali, Burung Dara
e.       Kulit Berambut
Kambing, Sapi, Harimau, Singa, Srigala, Anjing, Kucing, Kerbau, Kuda, Domba, Banteng
f.       Kerangka Luar dari Zat Kitin
Belalang, Rayap, Lalat, Capung, Lebah, Walang Sangit
Udang, Kepiting, Ketam
Tungau, Kalajengking, Laba-laba, Caplak
g.      Cangkang ( Kareangka Luar dari Zat kapur )
Kerang, Siput
7. Berdasarkan jumlah kakinya hewan dibedakan :
a.    Kaki dua
Merpati, Rajawali,. Ayam, Itik
b.   Kaki empat
Harimau, Singa, Kerbau, Kucing, Kuda, Anjing, Tikus, Tupai, Kelinci, Katak
c.    Kaki enam
Lebah, Rayap, Walang Sangit, Capung, Kutu Daun, Lalat
d.   Kaki delapan
Laba-laba, Tungau, Caplak, Kaljengking
e.    Kaki sepuluh
Kepiting, Ketam, Udang
f.    Kaki banyak
Kelabang, kaki seribu
8. Berdasarkan jenis makanannya hewan dibedakan :
a.    Karnovora yaitu maklhuk hidup pemakan hewan
Kucing, Harimau, Singa
b.   Herbivora yaitu makhluk hidup pemakan tumbuhan
Kambing, Kerbau, Lembu
c.    Omnivora yaitu makhluk hidup pemakan hewan dan tumbuhan
Kalong, Tikus
9.                  Berdasrkan cara geraknya hewan dibeakan :
a.       Berenang
Paus, lumba-lumba
b.      Terbang
Kupu-kupu, Burung, Kumbang, Belalang, Lebah, Capung
c.       Berjalan
Ayam, Burung, Kumbang, Belalang, Lebah, Capung
d.      Melompat
Katak, Kelinci, Kanguru
e.       Melata
Ular, Cacing, Buaya
f.       Memanjat
Beruk
g.      Bergelantung
Kera, Orangutan
10.              Hewan digolongkan  atas :
a.       Penutup tubuh
b.      Jumlah kaki
c.       Jenis makanan
d.      Cara gerak
11.     Tumbuhan digolongkan atas :
a.    Bentuk daun
b.   Bentuk batang
c.    Warna bunga

12.                 Berdasarkan bentuk daun
a.    Menyirip
Daun mangga, Daun jambu, Daun nangka, Daun jati
b.   Melengkung
Daun waru, Daun Sirih, Daun Telinga Gajah, Daun Genjer, Daun Gading
c.    Menjari
Daun Pepaya, Daun Kapuk Randu, Daun Singkong, Daun Jarak
d.   Sejajar
Daun TEbu, Daun Jagung, Daun PAdi, Daun PAndan, Daun Nanas
13.                 Berdasarkan bentuk batang
a.    Berbatang Rumput
Mempunyai ruas-ruas dan berongga
Padi, Jagung
b.   Berbatang Basah
Lunak dan Berair
Bayam, Pacar Cina
c.    Berbatang Kayu
Batang yang keras dan berkayu
Pohon Mangga, Pohon Jeruk
14.               Berdasarkan Warna Bunga
a.    Putih
Melati, Mawar, Iris, Kantil, Kol, Pepaya, Tebu, Jambu, Teratai Putih, Jeruk
b.   Merah
Mawar, Sepatu, Belimbing, Flamboyan
c.    Kuning
Mawar, Matahari, Kenganga
d.   Ungu
Pisang, Mangga, Kedondong, Bunga Violet
e.    Hijau
Anggrek, Bugenvil, Pacar, Aster
15.              Kebutuhan Makhluk hidup adalah segala hal yang diperlukan oleh makhluk hidup
16.              Hal-hal yang dibutuhkan hewan
a.    Makan
b.   Air
c.    Udara
d.   Tempat Tinggal
17.  Hal-hal yang dibutuhkan tumbuhan
a.    Udara
b.   Air
c.    Sinar Matahari
d.   Zat Hara
18.                 Pemeliharaan tumbuhan
a. Pengairan
b.Pemupukan
c. Pemberantasan hama
d.      Penyiangan
19.     Pupuk alami ? Organik
a.       Pupuk kandang
b.      Humus
20.  Pupuk Pabrik
a.       TSP
b.      ZA
c.       Urea
21.  Hama adalah makhluk hidup perusak tumbuhan
22.  Hama Perusak tanaman :
a.       Tikus
b.      Tupai
c.       Babi Hutan
d.      Siput
e.       Codot
f.       Burung Pipit
g.      Burung Gelatik
23.     Pemberantasan Hama
a.       Pestisida
b.      Hewan Predator
24.     Gulma adalah tumbuhan liar
a.       Rumput
b.      Semak
c.       Alang-alang
Perubahan Pada Makhluk Hidup
1.         Makanan sehat adalah makanan yang mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh
2.         Zat gizi terdiri dari
a.       Karbohidrat
b.      Protein
c.       Lemak
d.      Vitamin
e.       Mineral
3.         Penyakit kekurangan gizi
a.       Gondok kekurang Yodium
b.      Hemofilia kekuranga Vitamin K
c.       Kwasioner kekurangan Protein
d.      Rabun Senja kekurangan Vitamin A
e.       Beri-beri kekurangan Vitamin B
f.       Skorbut kekurangan Vitamin C
g.      Rakitis kekurangan Vitamin D
4.      Yodium terdapat pada garam
5.      Vitamin K ada pada Sayuran
6.      Protein ada pada Tahu, Tempe, Kacang Merah, Ikan, hati, Susu
7.      Vitamin A ada pada Wortel, Susu, Hati
8.      Vitamin B ada pada Beras Merah, kacang Hijau
9.      Vitamin C ada pada Tomat, Jeruk, Nanas, Mangga
10.  Vitamin D terdapat pada sinar Matahari pagi
11.  Gondok yaitu pembengkaan dibagian leher
12.  Hemofilia yaitu darah sukar membeku
13.  Kwasiorkor yaitu badan kurus dan rambut tumbuh jarang
14.  Rabun senja yaitu penglihatan kabur
15.  Beri-beri yaitu pembengkaan pada kaki
16.  Skorbut yaitu gusi berdarah dan luka dibibir
17.  Rakitis yaitu kaki menyerupai huruf O atau X
18.  Imunisasi adalah Suntikan kekebalan terhadap penyakit
19.  Macam Imunisasi
a.       BCG mencegah penyakit TBC
b.      DPT mencegah penyakit Dipteri, Batuk Rejan, Tetanus
c.       Polio mencegah penyakit Polio
d.      Campak mencegah penyakit Campak
20.  Posyandu kependekan dari Pos Pelayanan Terpadu
21.  Puskesmas kependekan dari Pusat Kesehatan Masyarakat
22.  KMS kependekan dari Kartu Menuju Sehat
23.  Zat aditif adalah bahan makanan tambahan
24.  Bahan Makanan tambahan berupa :
a.       Pewarna
b.      Pengawet
c.       Penyedap
25.  Bahan Pewarna Alami :
a.       Daun suji pewarna Hijau
b.      Wortel, Kunyit pewarna Kuning
c.       Jeruk pewarna Kuning atau Jingga
26.  Bahan Pengawet Alami :
a.       Garam untuk mengawetkan Ikan
b.      Gula untuk mengawetkan Buah-buahan
27.  Bahan Penyedap Alami :
a.       Merica
b.      Ketumbar
c.       Bawang Putih
28.  Vetsin merupakan bahan penyedap buatan
29.  Dampak positif Olahraga :
a.       Nafsu makan bertambah
b.      Sikap tubuh Kokoh
c.       Tubuh tahan terhadap penyakit
d.      Raut wajah kelihatan riang
e.       Mempunyai keinginan keras dan disiplin
f.       Peredaran darah cepat dan lancer
g.      Sirkulasi zat di tubuh menjadi cepat
30.  Macam-macam Istirahat
a.       Tidur
b.      Santai
c.       Rekreasi
31.     Cara-car santai :
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
  • Recent Posts
  • Comments
Advertisement

Daily Video

Category

  • Bank Soal (5)
  • Cerpen (5)
  • Kajian Hati (6)
  • Karya Tulis (5)
  • Lagu Pembelajaran (1)
  • Materi Pelajaran (2)
  • pendidikan (7)
  • Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (1)

Followers

My YM Status

Blog Archive

  • ▼  2013 (4)
    • ▼  Mei (3)
      • CINDERELA DI KAMPUNG INGGRIS
      • PEMBELAJARAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN SD
      • KATA-KATA AJAIB
    • ►  Januari (1)
  • ►  2012 (31)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (13)
    • ►  Maret (6)
    • ►  Februari (11)

Email Subscriptions

Page

  • Beranda

Photos on Flickr

2010 Simplex Enews. All rights reserved.
Designed by SimplexDesign